Minggu, 12 Januari 2014

Teori dan Praktek

Ada seorang teman yang gusar, entahlah mungkin lagi galau. Trus dia tiba-tiba ngomong "kalau hanya sekedar teori, semua orang bisa dan mampu. Tapi yang penting prakteknya...kenapa tidak langsung dikerjakan saja " aku binggung apa yang ia maksudkan, tapi ku coba mengurai suasana dengan sedikit bertanya dengan canda "kenapa, lagi galau ya...?" Alhamdulillah ia membuka ruang tuk berdialog lebih dalam "Entahlah... mengapa aku dikelilingi orang-orang yang senang berteori dan teori...", hhhmmm aku sempat berucap dalam hati "masalah ini cukup rumit dan membutuhkan banyak waktu penjelasan". Aku mulai dengan sebuah cerita "oh iya, masih lekat diingatan, dulu waktu sekolah, aku sering mengerjakan soal-soal teori yang diberikan guru dan ternyata banyak juga teman-teman yang tidak mendapatkan nilai 100 atau benar semua" Akhirnya ia tambah penasaran "maksud kamu apa...?", aku jawab dengan nada rendah dengan harapan jangan sampai menyinggung hatinya "ya itulah... walau hanya sekedar teori tapi tidak semua orang bisa mengerjakannya. Contoh kecil saja, puluhan ribu anak-anak yang tidak lulus SNMPTN kemarin, padahal mereka hanya harus mengerjakan soal ujian teori :).

Kadang orang terkesan hanya sekedar ngomong tapi kalau direnungkan banyak juga orang yang tidak bisa ngomong dengan baik, benar dan lancar apalagi mengesankan semua pendengar" "Dengan menguasai teori, kita akan lebih mudah mempraktekkan sebuah ilmu.

Dengan menguasai teori, tentu saja kita akan mengetahui dimana letak kesulitan dan kemudahan dalam meraih kata sukses. Karena pada dasarnya teori itu adalah hasil karya dari berbagai macam praktek "try error" yang dilakukan orang-orang terdahulu bahkan mungkin jauh sebelum kita dilahirkan".

 _________________________
TEORI itu adalah PENGALAMAN yang telah dikemas dalam bentuk aksara dan kosakata

Tidak ada komentar :

Posting Komentar