Langsung ke konten utama

Postingan

Kalau Kita Baik Sama Orang, Nanti Orang Juga Bakalan Baik Sama Kita, Itu Bohong...!!!

Pagi-pagi terlihat status WhatsApp seorang teman satu angkatan PPG Daljab 2023 yang bertuliskan, “kalau kita baik sama orang, nanti orang juga bakalan baik sama kita, itu bohong.” Kalimatnya singkat, tegas, dan terasa jujur. Menarik, tetapi ada sesuatu yang terasa menganjal. Seolah-olah masalahnya ada pada kebaikannya, padahal yang keliru justru cara kita memaknai kebaikan itu sendiri. Ungkapan “kalau kita baik sama orang, nanti orang akan baik pada kita” memang sering terdengar menenangkan. Namun dalam praktiknya, ungkapan ini kerap melahirkan kekecewaan. Banyak orang sudah berbuat baik dengan tulus, tetapi yang diterima justru pengabaian, bahkan pengkhianatan. Dari pengalaman-pengalaman inilah kemudian muncul kesimpulan: ungkapan tersebut bohong. Padahal, persoalannya bukan pada ajakan berbuat baik, melainkan pada ekspektasi balasan yang diselipkan di dalamnya. Kebaikan diposisikan sebagai transaksi sosial: aku baik padamu, maka kamu seharusnya baik kepadaku. Ketika balasan itu t...
Postingan terbaru

Etika Pemanfaatan Teknologi dalam Pendidikan dan Pembelajaran PAI

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Teknologi mempermudah akses informasi, memperluas sumber belajar, serta mendukung pembelajaran daring dan blended learning. Namun, kemajuan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan etis, seperti penyalahgunaan media digital, plagiarisme, penyebaran hoaks, hingga menurunnya etika komunikasi di ruang digital. Oleh karena itu, etika pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian serius. Pembelajaran PAI tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai moral peserta didik. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAI harus sejalan dengan prinsip etika dan nilai-nilai Islam agar teknologi benar-benar memberikan manfaat positif. Dalam perspektif Islam, seluruh aktivitas pembelajaran, termasuk pemanf...

Learning Management System (LMS): Pengertian, Contoh, dan Tutorial Google Classroom

Learning Management System (LMS) adalah sistem berbasis teknologi yang digunakan untuk mengelola proses pembelajaran secara digital, mulai dari penyampaian materi, pemberian tugas, evaluasi, hingga pemantauan perkembangan belajar peserta didik. LMS banyak digunakan dalam pembelajaran daring (online learning) maupun pembelajaran campuran (blended learning). Menurut Ellis (2009), LMS berfungsi sebagai pusat kendali pembelajaran yang memungkinkan interaksi antara guru dan peserta didik tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dengan LMS, pembelajaran menjadi lebih fleksibel, terstruktur, dan terdokumentasi dengan baik. Dalam praktiknya, LMS memiliki beberapa fungsi utama, antara lain: sebagai media penyampaian materi pembelajaran digital, sebagai sarana komunikasi dan diskusi, sebagai alat evaluasi dan penilaian, serta sebagai sistem administrasi pembelajaran. Melalui LMS, guru dapat mengunggah materi dalam berbagai format seperti dokumen, video, maupun multimedia interaktif. Sementara...

Analisis Kebutuhan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis IT

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Peserta didik saat ini hidup di tengah arus digital yang memengaruhi cara mereka memperoleh informasi, berkomunikasi, dan belajar. Kondisi tersebut menuntut pembelajaran PAI untuk beradaptasi agar tetap relevan, menarik, dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, analisis kebutuhan pembelajaran PAI berbasis teknologi informasi (IT) menjadi langkah awal yang penting dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman dan karakteristik peserta didik. Analisis kebutuhan pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi pembelajaran yang berlangsung dengan kondisi pembelajaran yang diharapkan. Menurut Dick, Carey, dan Carey (2015), analisis kebutuhan bertujuan untuk menentukan apa yang harus dipelajari peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat t...

Konsep Inovasi Pembelajaran dan TPACK

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat konvensional kini dituntut untuk lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21. Pembelajaran tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran menjadi suatu keharusan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu kerangka konseptual yang banyak digunakan untuk mendukung inovasi pembelajaran berbasis teknologi adalah Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Inovasi pembelajaran merupakan upaya pembaruan yang dilakukan secara terencana dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pencapaian tujuan belajar. Rusman (2017) menjelaskan bahwa inovasi pembelajaran tidak selalu berarti me...

Tenang Dalam Badai

Setiap badai pasti akan berlalu. Tidak ada gelap yang abadi, dan tidak ada luka yang dibiarkan tanpa makna. Dalam setiap kesulitan yang Allah hadirkan, selalu terselip kemudahan yang mungkin belum kita lihat hari ini, tetapi pasti akan kita pahami suatu saat nanti. Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana, dan iman sering kali diuji justru ketika harapan terasa jauh. Namun di situlah letak nilai sebuah keteguhan: bertahan dalam ketaatan meski hati sedang lelah. Doa bukan sekadar rangkaian kata yang kita panjatkan saat membutuhkan. Doa adalah pengakuan bahwa kita lemah dan Allah Maha Kuasa. Ia adalah jembatan antara langit dan hati, tempat kita menumpahkan segala kegelisahan tanpa takut dihakimi. Ketika dunia terasa sempit dan langkah terasa berat, doa menjadi ruang paling lapang untuk bernapas. Dalam sujud yang panjang, kita belajar bahwa tidak semua beban harus dipikul sendirian. Sering kali pertolongan Allah datang bukan dengan cara yang kita bayangkan. Bukan selalu berupa jalan ya...

Enam Tahun Kemudian...

Waktu berlari tanpa kompromi, meninggalkan jejak yang tak selalu kasat, namun terasa di relung hati. Enam tahun mungkin terdengar singkat, tetapi cukup panjang untuk menakar sejauh mana langkah kita bergerak. Apakah perjalanan itu semakin mendekatkan diri pada Sang Khalik, atau justru menjauh tanpa sadar? Fisik boleh berubah dan menua, materi bisa saja bertambah, pencapaian duniawi mungkin berlipat menggunung. Namun, sudahkah pengabdian kita kepadaNya semakin tulus, kebaikan semakin meluas, dan amal semakin ikhlas? Ataukah sebaliknya, kebiasaan baik yang dulu kita rawat perlahan memudar, tertimbun oleh kesibukan dan ambisi fana ketenaran? Enam tahun kemudian bukan sekadar catatan waktu, melainkan cermin yang mengajak kita menilai dengan jujur: bukan apa yang tampak di luar, melainkan apa yang sungguh tersisa sebagai bekal pulang. Enam tahun adalah pengingat, bahwa hidup bukan hanya menambah angka usia atau menumpuk prestasi dunia. Ia adalah kesempatan untuk memperdalam pengabdian, memp...