Minggu, 06 Juli 2014

Balada Puasa Minggu Kedua: Kesunyian Ikhlas

Tidak asing kita mendengar lawan bicara yang tukas berujar "Ikhlas sih ikhlas tapi harus ada hitung-hitungannya dong..." atau yang seperti ini "kalau mengingat masa lalu, berat rasanya mau menolong..."

Malah ada juga yang dengan sedikit ngeles dan berjiwa solidaritas tingkat tinggi plus sedikit racikan provokator, hehehe pecak roti komplit bae "Kalau saya sih ikhlas saja tapi yang saya pikirkan itu teman-teman yang lain..."

Ya.. lebih kurang seperti itulah...

Memang susah dan sangatlah susah kalau kita mau "Ikhlas".
Kata ini mudah diucapkan namun akan sangat sulit diamalkan karena ia adalah intisari dari keimanan seseorang dan kualitas tertinggi akan kemurnian hati.

Tapi yang jelas, ikhlas itu tidak butuh basa basi apalagi gaduhnya ceremony.
Kalau dewi Justitia tertutup matanya, ciri khas ikhlas adalah tertutup mulutnya.
_______________________
Met berbuka puasa, semoga kadar pahala puasa hari ini lebih berat dari kemarin. Amiin...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar