Langsung ke konten utama

Meniru Suatu Kaum


Suatu malam saya menghadiri rapat pembentukan pengurus masjid terdekat. Seperti biasa, tidak heran kalau saya termasuk golongan paling bungsu karena cuma saya angkatan 80an. Sesaat setelah ketua terpilih membacakan susunan pengurus yang baru, bapak paru baya disampingku berbisik.

"ngapolah yo, kalu nyusun panitia...ceto nian aku dimasukke di panitia keamanan. Lah berapo kali pindah rumah, maseh bae dibuat wong. Payo sekali-kali di bagian laen....Apo aku ni pecak preman nian..." (ucapnya di dalam setengah bercanda)

Mendengar keluhannya, saya sempat beberapa detik merenung dan menoleh kearahnya.

"Ah... jangan caktu mang, sabaaaaaar....bukannyo apo...coba mamang tu peratike segalo yang hadir ni. Pecaknyo mamang tula yang punyo ati dan mental berani...hehehe..."

____________
Secara tidak langsung pengalaman ini mengingatkan ku akan satu istilah populer, mungkin lebih tepatnya hadits "Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk/digolongkan kaum tersebut" HR. Abu Daud.

Setelah ku kaji, ternyata masa muda sang bapak tadi banyak dihabiskan dengan perbuatan hura-hura dan suka bergaul dengan kaum kontradiktif. Hal inilah yang mungkin menggiring opini masyarakat dan menjadi salah satu faktor dalam mengambil suatu keputusan atau kebijakan, apalagi diperkuat dengan tekstur masyarakat Indonesia yang masih memegang erat prinsip "bebet, bibit, bobot".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Togel dari Kacamata Probabilitas

Sudah tak asing lagi telinga ini mendengar percakapan orang-orang di sekaliling membahas judi angka (Togel), lama-lama aku jadi penasaran dan akhirnya memberanikan diri tuk bertanya cara atau aturan main serta berapa hadiah yang didapatkan. Tanpa ragu bahkan semangat 45 (heheh kin terlalu lebay kosakatanya) teman tadi panjang lebar menjelaskan. "Kita tinggal memasang 2, 3, atau 4 angka, jadi misalnyo keluar 2 angko, kito dapat hadiah duit Rp. 60.000,- dipotong pajak" masih juga belum jelas, akupun bertanya lagi, "pernah dak yang keluar tu angko dobel", lalu dijawabnya "biso bae, malah kadang angko minggu kemaren biso keluar lagi". Alhamdlh setelah mendengar jawaban tadi aku mulai sedikit banyak dapat data (deret angka 0 - 9, dicari kemungkinan muncul pasangan 2, 3 dan 4 angka dan boleh berulang. 2 angko dapat 60.000). Selama perjalan pulang, aku teringat dengan pelajaran waktu SMA dulu tentang bab peluang walau saat itu saya termasuk...

Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konsep Dasar #1

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat tradisional kini beralih menuju model pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini membahas konsep dasar pembelajaran berbasis teknologi, meliputi pengertian, landasan teoretis, karakteristik, bentuk implementasi, kelebihan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan pendidik dan peserta didik mampu mengoptimalkan peran teknologi sebagai sarana pembelajaran di era digital. Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran yang dulunya hanya berpusat pada ruang kelas kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan perangkat digital. Menurut UNESCO (2013), pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga mendukung tercapainya keterampilan abad 21, yakni berpikir kritis, kre...

Hasil Perkerjaan Mahasiswa

Halaman ini menampilkan kumpulan hasil pekerjaan mahasiswa Mata Kuliah Pembelajaran Berbasis Teknologi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Quran Al-Ittifaqiah (UQI) sebagai wujud proses pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara pemahaman konseptual, keterampilan praktis, serta kemampuan pemecahan masalah. Setiap karya yang ditampilkan merupakan luaran dari berbagai mata kuliah, proyek kolaboratif, maupun tugas akhir yang dirancang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan mutakhir. Melalui publikasi ini, program studi berharap masyarakat, calon mahasiswa, alumni, dan mitra dapat melihat gambaran nyata capaian pembelajaran mahasiswa, kreativitas yang berkembang selama studi, serta kualitas pembimbingan akademik yang diberikan. Kami menyadari bahwa setiap karya masih dapat terus disempurnakan. Oleh karena itu, masukan dan saran dari para pembaca sangat kami harapkan demi peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Selamat menikmati ka...