Langsung ke konten utama

Sebab Akibat

"Abi tu banyak dosa dan sudah mulai jauh dari Allah, bertobatlah...."
Itulah petikan yang membuat hati ini tersentak sesaat setelah mengadu pada istri akan beberapa tugas dan pekerjaan yang terlambat rampung dan bahkan hasilnya tidak memuaskan banyak orang.

PPL Senuro 2025
Aku tidak bisa menjawab ataupun menyangga perkataanya walau sedikit karena dia memang benar, tiada sesuatu yang terjadi didalam tiap perjalanan hidup kita adalah kebetulan semata melainkan karena ada sebab sebelumnya. Tidak ada istilahnya nasib sial atau keberuntungan, karena apa yang kita tanam itu yang kita tuai.

Dan apa jua yang menimpa kamu dari sesuatu kesusahan (atau bala bencana), maka ia adalah disebabkan apa yang kamu lakukan (dari perbuatan-perbuatan yang salah dan berdosa); dan (dalam pada itu) Allah memaafkan sebahagian besar dari dosa-dosa kamu.
(Asy-Syuura 42:30).

Ada seseorang yang dibenci oleh banyak orang, setelah ditelusuri ternyata karena sikap dan lisannya sering menumbuhkan benih-benih kebencian orang-orang sekitar. Ada juga orang yang sulit sekali capai kata sukses dalam hidupnya, ternyata itu juga disebabkan oleh perbuatannya sendiri.

Segala apa yang terjadi pada diri kita tentu disebabkan oleh suatu hal. Kadang kita tahu apa sebabnya, namun terkadang kita tidak tahu sama sekali dan itu menjadi rahasia Ilahi Robbi. Yang jelas semua terjadi bukan karena kebetulan/kesialan/kemalangan/keberuntungan, semua itu adalah tarbiyah Allah swt.

"Wahai anak kesayanganku, sesungguhnya jika ada sesuatu perkara (yang baik atau yang buruk) sekali pun seberat biji sawi, serta ia tersembunyi di dalam batu besar atau di langit ataupun di bumi, sudah tetap akan dibawa oleh Allah (untuk dihakimi dan dibalasNya) kerana sesungguhnya Allah Maha Halus PengetahuanNya lagi Amat Meliputi akan segala yang tersembunyi". Lukman ayat 16

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Togel dari Kacamata Probabilitas

Sudah tak asing lagi telinga ini mendengar percakapan orang-orang di sekaliling membahas judi angka (Togel), lama-lama aku jadi penasaran dan akhirnya memberanikan diri tuk bertanya cara atau aturan main serta berapa hadiah yang didapatkan. Tanpa ragu bahkan semangat 45 (heheh kin terlalu lebay kosakatanya) teman tadi panjang lebar menjelaskan. "Kita tinggal memasang 2, 3, atau 4 angka, jadi misalnyo keluar 2 angko, kito dapat hadiah duit Rp. 60.000,- dipotong pajak" masih juga belum jelas, akupun bertanya lagi, "pernah dak yang keluar tu angko dobel", lalu dijawabnya "biso bae, malah kadang angko minggu kemaren biso keluar lagi". Alhamdlh setelah mendengar jawaban tadi aku mulai sedikit banyak dapat data (deret angka 0 - 9, dicari kemungkinan muncul pasangan 2, 3 dan 4 angka dan boleh berulang. 2 angko dapat 60.000). Selama perjalan pulang, aku teringat dengan pelajaran waktu SMA dulu tentang bab peluang walau saat itu saya termasuk...

Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konsep Dasar #1

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat tradisional kini beralih menuju model pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini membahas konsep dasar pembelajaran berbasis teknologi, meliputi pengertian, landasan teoretis, karakteristik, bentuk implementasi, kelebihan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan pendidik dan peserta didik mampu mengoptimalkan peran teknologi sebagai sarana pembelajaran di era digital. Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran yang dulunya hanya berpusat pada ruang kelas kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan perangkat digital. Menurut UNESCO (2013), pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga mendukung tercapainya keterampilan abad 21, yakni berpikir kritis, kre...

Gen Z dan Alpha (Tantangan Guru Masa Depan)

Veteran Generation 1925 – 1946  Baby Boom Generation 1946 – 1960  X Generation 1960 – 1980  Y Generation 1980 – 1995  Z Generation 1995 – 2010 Alfa Generation 2010 +  Bencsik dan Machova (2016):  Suhartono (2021: 38), generasi Z adalah generasi yang lahir dari tahun 1995-2010, sedangkan generasi alpha adalah mereka yang lahir setelah tahun 2010.  Generasi Z adalah generasi dengan mobilitas digital yang cukup tinggi. Saat ini mereka hampir seluruhnya bergantung pada perangkat seluler. Bahkan, untuk pengerjaan tugas-tugas di sekolah, mereka cenderung memilih perangkat mobile (Fiandra, 2020: 56).  Baru sebagian pelajar Indonesia yang mendapatkan akses internet dan komputer sehingga definisi ini tak sepenuhnya relevan dengan kondisi bangsa ini. Ada kesenjangan digital antara mereka yang berada di wilayah dengan internet yang baik dengan mereka yang berada di wilayah yang tidak berinternet.  Di sisi lain kesenjangan juga terjadi dalam kepemilikan ...