Langsung ke konten utama

SINDROM BATU



Mungkin rekan-rekan FB sudah tak asing lagi ketika melihat seorang laki-laki 2 tahun terakhir ini rata-rata memakai perhiasan cincin batu di jarinya bahkan tak jarang lebih dari satu.

Yap thats right katanya sih sekarang lagi musim demam batu, hhmmm pasti susah mencari obatnya di apotik ternama sekalipun. Demam batu ini melanda hampir semua lapisan masyarakat, tua muda, pejabat sampai penjahat bahkan sampai merambah anak sekolah.

Berikut ini ciri-ciri orang yang terkena sindrom demam/gilo batu:

1. Kalu bejalan sering nundukke kepala, hehehe antaro duo, dio memang wongyo idak galak membusungkan dado (sombong) atau dio sambilan nyari batu...gkgkgkgk.

2. make cincin batu lebih dari sikok, kadang ukurannyo kontradiktif dengan ukuran jari. Bahaso pelembangnyo awak kurus, jari kecik panjang-panjang pake batu pecak telok ayam, warno item pulok.... cacam....

3. Selalu bawak senter kecik kadang make korek api yang ado senter yo. Jadi kalu ketemu batu langsung disenter. ado jugo yang pake flash hp. Pokoknyo ngalahke ahli geologi.

4. siang malem dak jauh dari tempat wong ngasah batu, kadang lupo dengan makan apo lagi jemput bini di pasar... hahahha bukan pengalaman yo...:)

5. Kapan ditanyo pasti tau namo batu apo bae, kadang disebutkenyo jugo khasiatnyo.... ini untuk pengasihan, tuk tolak balak, ilmu gadis dll...gkgkgkg....cacam alangke banyak dukun prematur sekarang.
Pernah ado yang ngomong "batu ni tuk obat mato", wkwkwkw gawat pacak dak laku lagi insto

6. Tanganyo dak pacak mantap, selalu ngosokke batu ke celano walau sambil begesah dengan wong.

7. biaso yo di kantong selalu bawak batu-batu yang laen jadi pacak ngambokke dengan kawan-kawan.

8. kapan duduk dak jauh dari rungguan batu, jadi pacak sambilan nyari batu mana yang bakal di asah.
nah apo lagi yo.... kalu ado tuliske bae di koment

(tak ada niat apapun hanya sekedar hiburan n sekaligus saling mengingatkan smile emoticon )
________________________
Walaupun ada satu riwayat yang membolehkan memakai perhiasan satu ini

“Dari Anas bin Malik ra ia berkata, bahwa cincin Rasulullah saw itu terbaut dari perak dan mata cincinya itu mata cincin Habasyi”. (H.R. Muslim),

Namun jika berlebihan dan mengandung riya didalamnya tentu saja hukumnya akan menjadi haram apalagi ditambah ada unsur mistis hukumnya pasti syirik (salah satu dosa besar).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Togel dari Kacamata Probabilitas

Sudah tak asing lagi telinga ini mendengar percakapan orang-orang di sekaliling membahas judi angka (Togel), lama-lama aku jadi penasaran dan akhirnya memberanikan diri tuk bertanya cara atau aturan main serta berapa hadiah yang didapatkan. Tanpa ragu bahkan semangat 45 (heheh kin terlalu lebay kosakatanya) teman tadi panjang lebar menjelaskan. "Kita tinggal memasang 2, 3, atau 4 angka, jadi misalnyo keluar 2 angko, kito dapat hadiah duit Rp. 60.000,- dipotong pajak" masih juga belum jelas, akupun bertanya lagi, "pernah dak yang keluar tu angko dobel", lalu dijawabnya "biso bae, malah kadang angko minggu kemaren biso keluar lagi". Alhamdlh setelah mendengar jawaban tadi aku mulai sedikit banyak dapat data (deret angka 0 - 9, dicari kemungkinan muncul pasangan 2, 3 dan 4 angka dan boleh berulang. 2 angko dapat 60.000). Selama perjalan pulang, aku teringat dengan pelajaran waktu SMA dulu tentang bab peluang walau saat itu saya termasuk...

Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konsep Dasar #1

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat tradisional kini beralih menuju model pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini membahas konsep dasar pembelajaran berbasis teknologi, meliputi pengertian, landasan teoretis, karakteristik, bentuk implementasi, kelebihan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan pendidik dan peserta didik mampu mengoptimalkan peran teknologi sebagai sarana pembelajaran di era digital. Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran yang dulunya hanya berpusat pada ruang kelas kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan perangkat digital. Menurut UNESCO (2013), pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga mendukung tercapainya keterampilan abad 21, yakni berpikir kritis, kre...

Hasil Perkerjaan Mahasiswa

Halaman ini menampilkan kumpulan hasil pekerjaan mahasiswa Mata Kuliah Pembelajaran Berbasis Teknologi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Quran Al-Ittifaqiah (UQI) sebagai wujud proses pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara pemahaman konseptual, keterampilan praktis, serta kemampuan pemecahan masalah. Setiap karya yang ditampilkan merupakan luaran dari berbagai mata kuliah, proyek kolaboratif, maupun tugas akhir yang dirancang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan mutakhir. Melalui publikasi ini, program studi berharap masyarakat, calon mahasiswa, alumni, dan mitra dapat melihat gambaran nyata capaian pembelajaran mahasiswa, kreativitas yang berkembang selama studi, serta kualitas pembimbingan akademik yang diberikan. Kami menyadari bahwa setiap karya masih dapat terus disempurnakan. Oleh karena itu, masukan dan saran dari para pembaca sangat kami harapkan demi peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Selamat menikmati ka...