Langsung ke konten utama

Semuanya Kembali pada Niat

Jika saya cermati, banyak dari kita yang fobia dengan postingan. Yang posting anak, suami, istri, prestasi takut dicap riya'. Posting masalah agama takut dikomen sok alim, fanatik. Share berita Islami, takut dikomen hoax, tidak tabayyun dll. Terus kita mesti gimana? Membiarkan postingan jahiliyah merajai sosmed?
Kadang sebelum posting tulisan atau gambar, mesti ditulis "abaikan jika tak suka", " untuk diri saya pribadi", dan kata-kata lainnya yang menunjukkan kalau orang tersebut merasa akan dibully, dikarenakan postingan nya itu.
Menurut saya, tidak bijak menilai kadar takwa seseorang dari postingan nya. Karena itu mutlak hak Allah. Jadi sangat salah jika kita tidak jadi memposting sesuatu karena takut dianggap riya' atau dicap sok alim.
Guru agama saya dulu pernah berkata "tidak jadi melakukan kebaikan dikarenakan takut dicap riya' adalah riya' itu sendiri". Kata-kata yang lama saya renungkan makna nya, memikirkan takut riya' berarti kita menggangap perbuatan kita akan berpotensi riya'. Padahal segala sesuatu kembali pada niatnya.
Jadi kesimpulannya, keep calm... yang dinilai Allah bukan lah berdasarkan komen orang tapi dari niat kita, yang tidak ada orang yang tahu...
So guys...don't be afraid of posting something...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Togel dari Kacamata Probabilitas

Sudah tak asing lagi telinga ini mendengar percakapan orang-orang di sekaliling membahas judi angka (Togel), lama-lama aku jadi penasaran dan akhirnya memberanikan diri tuk bertanya cara atau aturan main serta berapa hadiah yang didapatkan. Tanpa ragu bahkan semangat 45 (heheh kin terlalu lebay kosakatanya) teman tadi panjang lebar menjelaskan. "Kita tinggal memasang 2, 3, atau 4 angka, jadi misalnyo keluar 2 angko, kito dapat hadiah duit Rp. 60.000,- dipotong pajak" masih juga belum jelas, akupun bertanya lagi, "pernah dak yang keluar tu angko dobel", lalu dijawabnya "biso bae, malah kadang angko minggu kemaren biso keluar lagi". Alhamdlh setelah mendengar jawaban tadi aku mulai sedikit banyak dapat data (deret angka 0 - 9, dicari kemungkinan muncul pasangan 2, 3 dan 4 angka dan boleh berulang. 2 angko dapat 60.000). Selama perjalan pulang, aku teringat dengan pelajaran waktu SMA dulu tentang bab peluang walau saat itu saya termasuk...

Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konsep Dasar #1

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat tradisional kini beralih menuju model pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini membahas konsep dasar pembelajaran berbasis teknologi, meliputi pengertian, landasan teoretis, karakteristik, bentuk implementasi, kelebihan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan pendidik dan peserta didik mampu mengoptimalkan peran teknologi sebagai sarana pembelajaran di era digital. Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran yang dulunya hanya berpusat pada ruang kelas kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan perangkat digital. Menurut UNESCO (2013), pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga mendukung tercapainya keterampilan abad 21, yakni berpikir kritis, kre...

Hasil Perkerjaan Mahasiswa

Halaman ini menampilkan kumpulan hasil pekerjaan mahasiswa Mata Kuliah Pembelajaran Berbasis Teknologi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Quran Al-Ittifaqiah (UQI) sebagai wujud proses pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara pemahaman konseptual, keterampilan praktis, serta kemampuan pemecahan masalah. Setiap karya yang ditampilkan merupakan luaran dari berbagai mata kuliah, proyek kolaboratif, maupun tugas akhir yang dirancang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan mutakhir. Melalui publikasi ini, program studi berharap masyarakat, calon mahasiswa, alumni, dan mitra dapat melihat gambaran nyata capaian pembelajaran mahasiswa, kreativitas yang berkembang selama studi, serta kualitas pembimbingan akademik yang diberikan. Kami menyadari bahwa setiap karya masih dapat terus disempurnakan. Oleh karena itu, masukan dan saran dari para pembaca sangat kami harapkan demi peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Selamat menikmati ka...