Langsung ke konten utama

MERANGKAI PILKADA DENGAN IBADAH

Satu hari menjelang Pilkada, salah satu teman kerja mengadu kalau belum menentukan pilihan siapa yang bakal di coblos sekaligus langsung bertanya “bingung, kira-kira siapa yang bakal kita pilih?🤣”.
Tidak heran dan sangat wajar jika kondisi ini juga terjadi bagi semua orang karena kita semua adalah makhluk lemah dan serba terbatas.
Lemah dalam pengetahuan, lemah pada inventarisir data, dan analisa. Terbatas akan wawasan dan kemampuan membaca skenario dunia.
Kita mudah sekali tergoda ketika dihadapkan pada tubian pencitraan para jawara. Mudah sekali dibuat kagum pada pendapat suatu kaum.
Kita akan dibuat lunglai tak berdaya oleh gesitnya strategi tim pemenangan yang sekilas tampak sempurna. Mudah tergelincir saat ditawari iming-iming walaupun itu segelintir dan anyir.
Jangankan mereka para kandidat Pilkada, isi hati orang terdekat saja kita tidak mampu menyelaminya. ðŸ˜”
Berangkat dari kelemahan dan keterbatasan ini, mari kita kembali pada Sang Pencipta, Dia yang maha Mendengar (Sama’), menghendaki (Kaunuhu Muridun) dan maha Mengetahui segala sesuatu (Kaunuhu ‘Alimun).
Apapun pilihan besok, Kita serahkan saja padaNya yang maha kuasa (Iradah) di atas segalanya karena manusia tidak akan bisa menentukan selain atas izinNya walaupun seisi dunia ini menghianatiNya.
wa-idzaa sa-alaka ‘ibaadii ‘annii fa-innii qariibun ujiibu da’wata alddaa’i idzaa da’aani falyastajiibuu lii walyu/minuu bii la’allahum yarsyuduuna
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. [QS 2:186]
Berdoalah sebelum memilih karena itulah satu-satunya kekuatan kita sebagai makhluk dhoif/lemah.
Ya Allah, aku memilih pasangan ini, kalau mereka amanah, jagalah agar tetap istiqomah. Berilah dia dan keluarganya nikmat kesehatan dan murahkanlah rizkinya. Tapi sebaliknya kalau mereka dzolim, luruskan jalannya dan berilah mereka peringatan karena kami lemah dan tak kuasa.
Faman ya’mal mitsqaala dzarratin khairay yarah. Wa may ya’mal mitsqaala dzarratin syarray yarah
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula". [QS. 99 : 7-8]
_______________
Mari kita jadikan momentum Pilkada sebagai salah satu wadah Ibadah menuju RidhaNya ðŸ˜‰

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Togel dari Kacamata Probabilitas

Sudah tak asing lagi telinga ini mendengar percakapan orang-orang di sekaliling membahas judi angka (Togel), lama-lama aku jadi penasaran dan akhirnya memberanikan diri tuk bertanya cara atau aturan main serta berapa hadiah yang didapatkan. Tanpa ragu bahkan semangat 45 (heheh kin terlalu lebay kosakatanya) teman tadi panjang lebar menjelaskan. "Kita tinggal memasang 2, 3, atau 4 angka, jadi misalnyo keluar 2 angko, kito dapat hadiah duit Rp. 60.000,- dipotong pajak" masih juga belum jelas, akupun bertanya lagi, "pernah dak yang keluar tu angko dobel", lalu dijawabnya "biso bae, malah kadang angko minggu kemaren biso keluar lagi". Alhamdlh setelah mendengar jawaban tadi aku mulai sedikit banyak dapat data (deret angka 0 - 9, dicari kemungkinan muncul pasangan 2, 3 dan 4 angka dan boleh berulang. 2 angko dapat 60.000). Selama perjalan pulang, aku teringat dengan pelajaran waktu SMA dulu tentang bab peluang walau saat itu saya termasuk...

Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konsep Dasar #1

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat tradisional kini beralih menuju model pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini membahas konsep dasar pembelajaran berbasis teknologi, meliputi pengertian, landasan teoretis, karakteristik, bentuk implementasi, kelebihan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan pendidik dan peserta didik mampu mengoptimalkan peran teknologi sebagai sarana pembelajaran di era digital. Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan secara signifikan. Pembelajaran yang dulunya hanya berpusat pada ruang kelas kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan perangkat digital. Menurut UNESCO (2013), pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga mendukung tercapainya keterampilan abad 21, yakni berpikir kritis, kre...

Hasil Perkerjaan Mahasiswa

Halaman ini menampilkan kumpulan hasil pekerjaan mahasiswa Mata Kuliah Pembelajaran Berbasis Teknologi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Quran Al-Ittifaqiah (UQI) sebagai wujud proses pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara pemahaman konseptual, keterampilan praktis, serta kemampuan pemecahan masalah. Setiap karya yang ditampilkan merupakan luaran dari berbagai mata kuliah, proyek kolaboratif, maupun tugas akhir yang dirancang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan mutakhir. Melalui publikasi ini, program studi berharap masyarakat, calon mahasiswa, alumni, dan mitra dapat melihat gambaran nyata capaian pembelajaran mahasiswa, kreativitas yang berkembang selama studi, serta kualitas pembimbingan akademik yang diberikan. Kami menyadari bahwa setiap karya masih dapat terus disempurnakan. Oleh karena itu, masukan dan saran dari para pembaca sangat kami harapkan demi peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Selamat menikmati ka...