Gema Al-Quran yang melantun dari mimbar ke mimbar sering kali kita pandang sebagai sebuah kompetisi. Kita melihatnya sebagai panggung perebutan juara, tempat piala-piala berkilau diserahkan dan gemuruh tepuk tangan membahana. Namun, jika kita melihat lebih dalam, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) jauh lebih besar dari sekadar urusan menang dan kalah. MTQ adalah sebuah gerakan besar untuk inventarisasi generasi. Melalui forum mulia ini, kita sedang mendata, menyaring, dan mengumpulkan aset-aset terbaik yang dimiliki oleh umat dan bangsa. Setiap lantunan ayat yang fasih, setiap hafalan yang kokoh dan setiap goresan kaligrafi yang indah adalah bukti bahwa bumi kita tidak pernah kehabisan penjaga wahyu. Mereka adalah aset masa depan yang sedang kita rekam jejaknya. Satu hal yang harus kita sadari bersama: peserta hari ini adalah dewan hakim, panitera, panitia, pelatih dan official di masa depan. Anak-anak dan remaja yang tampil adalah sosok yang kelak memegang kendali penuh atas syiar ini. D...
Hadapi dengan indah...